Seberapa buruk tiga tahun terakhir ini bagi sebagian orang Amerika? Data yang diperoleh dari survey Fed menunjukkan betapa brutal dampak resesi 2008 pada keluarga AS.
Selama tiga tahun terakhir, median pendapatan dan nilai bersih mereka anjlok drastis. Median nilai bersih keluarga pada 2010 turun 40% menjadi US$ 77.300 dari US$ 126.400 pada 2007, tulis Fed dalam Survey Finansial Konsumen yang dirilis tiga tahun sekali seperti dikutip dari Forbes.com (12/6/2012).
Median pendapatan keluarga juga anjlok dari US$ 49,600 (2007) menjadi US$ 45,800 (2010) atau sekitar 7,7%. Keluarga kelas menengah yang paling merasakan dampak penurunan ini, terutama mereka yang persentil pendapatannya 60-80.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survey Fed yang dilaksanakan pada 2010 ini menunjukkan seberapa buruknya imbas yang dialami sebagian warga Amerika akibat resesi. Angka-angka mengejutkan itu diakibatkan oleh periode ekonomi terburuk yang pernah dialami AS sejak 'The Great Depression'. Tentu saja, nilai bersih warga Amerika terpengaruh langsung dengan nilai rumah mereka yang 'terjun bebas' saat itu.
GDP riil jatuh hampir 5,1% di triwulan ketiga 2007 hingga triwulan kedua 2009, periode resesi resmi yang dinyatakan oleh Biro Nasional Riset Ekonomi. Pada periode yang sama, tingkat pengangguran melambung dari 5% menjadi 9,5%, tertinggi sejak 1983.
Pemulihan resesi berjalan lambat, GDP riil tidak kembali ke level pra-resesi hingga triwulan ketiga 2011. Tingkat pengangguran terus meningkat hingga triwulan ketiga 2009 dan bertahan di atas 9,4% semasa 2010.
Tingkat inflasi yang diukur oleh indeks harga konsumen untuk semua konsumen urban (CPI-U-RS) menurun dari rata-rata tahunan 2,8 (2007) menjadi 1,6% (2010). Survey menunjukkan bahwa warga Amerika menghabiskan tiga tahun terakhirnya dengan membayar utang.
Laporan Fed menggarisbawahi, proporsi keluarga dengan jenis utang apa pun menurun 2,1% poin dari 74,9% di masa 2007 β 2010. Membalik kenaikkan yang sudah terjadi sejak 2001. Khususnya, proporsi saldo outstanding kartu kredit keluarga menurun jadi 0,6% setelah tiga tahun berlalu.
(ang/ang)











































