"Disediakan pensiun dini sejak awal tahun ini, diberikan kepada semua orang yang ingin menempuh karir lain," kata Dirut PT KAI Ignasius Jonan di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (21/6/2012)
Jonan mengatakan ia memberikan kesempatan kepada semua pegawai KAI yang memang sudah tak bisa mengikuti ritme kerja di perseroan untuk melayani masyarakat.
"Sekarang ini sudah hampir 200 pegawai, dari 28.700 pegawai," katanya
Menurutnya saat ini tuntutan kerja di KAI harus berorientasi konsumen. Pihaknya pun secara bertahap sudah memberikan perbaikan kompensasi gaji kepada pegawai KAI. Ia mencontohkan pegawai baru lulusan SMA mendapatkan gaji Rp 2,2 juta, lulusan sarjana Rp 3 juta lebih.
"Sarjana kalau dia bagus, dua tahun bisa ditaruh staf muda bisa terima take home pay Rp 7 juta," katanya.
Sementara itu Kepala Humas PT KAI Sugeng mengatakan program pensiun dini ini diberikan kepada seluruh pegawai usia tua maupun muda. Namun biasanya bagi pegawai yang sudah mendekati dua tahun sebelum masa persiapan pensiuan.
Sugeng mencontohkan, seorang pegawai paling rendah bisa mendapatkan kompensasi pensiun dini hingga Rp 96 juta, sementara itu golongan atas sampai Rp 400 juta.
(hen/ang)











































