Pejabat Kemendag Bingung Harga Ayam Naik Terus

Pejabat Kemendag Bingung Harga Ayam Naik Terus

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 20 Jul 2012 15:30 WIB
Pejabat Kemendag Bingung Harga Ayam Naik Terus
Jakarta - Harga sejumlah kebutuhan pokok termasuk daging ayam di sejumlah wilayah terus naik menjelang puasa. Kondisi itu berpengaruh terhadap daya beli konsumen.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo mengaku bingung kenapa harga terus merangkak naik, padahal stok persediaan tahun ini ditambah.

"Tahun ini untuk ayam, kita sediakan 2 miliar ekor, sedangkan di 2011 hanya 1,6 miliar ekor, sebenarnya pasokan jelang Ramadan aman, masalah ayam langsung saya gebrak dan sebenarnya nggak ada masalah tetapi harganya terus naik," ungkap Gunaryo di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (20/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah menaikkan kuota ayam kampung dan ayam broiler dari 1,6 miliar ekor menjadi 2 miliar ekor untuk kecukupan kebutuhan dalam negeri. Tetapi yang menjadi masalah adalah harga ayam cenderung merangkak naik.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Kemendag harga daging ayam broiler saat ini dijual Rp 28.834 per/kg sedangkan ayam kampung dijual Rp 50.691 per/kg. Jika dibanding Juli 2011, harga ayam broiler per kilogram dilepas dengan harga Rp 26.414. Sedangkan harga ayam kampung dilepas dengan harga Rp 45.404 per/kg.

"Mengapa harga terus naik? Mungkin biasanya harga bisa naik di setiap waktu pada hari-hari besar ini masalah ekspektasi pasar, jadi laporan kita sudah rill karena petugas pasar sendiri yang mendeteksi," paparnya

Gunaryo menambahkan yang penting bagi kita adalah upaya bagaimana menjaga ketersediaan. kita lihat juga sendatan distribusi dilihat dari pergerakan harga mengapa harga naik sekali, dan jika harga terus naik kita intervensi lewat stakeholder.

"Saat ini mereka (stakeholder) sudah mulai gerakan-gerakan yang ternyata tidak mempengaruhi harga pasar seperti gerakan oprak-oprak di Jawa sana," pungkas Gunaryo.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads