"Jengkol harganya mahal banget, tadinya saya mau membeli Rp 4.000 aja, tetapi tidak dikasih sama penjualnya, ya sudah, saya puasa makan jengkol," kata Fitri, seorang pembeli Jengkol di Pasar Pelita, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/7/2012)
Ia menuturkan semenjak kenaikan harga jengkol yang tembus Rp 30.000/Kg, penjual jengkol tidak melayani penjualan secara eceran. Sehingga konsumen banyak yang tak jadi membeli jengkol, secara langsung berdampak pada penurunan omzet pedagang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal harga rata-rata jengkol bulan Januari 2011 hanya Rp 9.942 per Kg sedangkan harga rata-rata bulan Februari sudah menembus Rp 22.250 per Kg.
(hen/hen)











































