Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) merasa percaya diri (pede) untuk tetap bertahan sebagai perusahaan transportasi.
Mereka keberatan diakuisisi oleh Perum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) maupun PT Kereta Api Indonesia (KAI) seperti arahan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Dahlan meminta agar DAMRI atau PT KAI mengakuisisi untuk penyederhanaan moda trasportasi angkutan darat dan perampingan jumlah BUMN dari sebanyak 140 BUMN pada tahun 2011 menjadi hanya 77 ditahun 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Joko, saat ini Perum PPD tidak pernah mendapatkan dana insentif subisidi dari pemerintah. Perum PPD berdiri sendiri dan berjuang sendiri untuk tetap hidup sampai saat ini.
"Kita (Perum PPD) ini non PSO (public service obligation) subsidi, jika pemerintah menawarkan subsidi pada kami, kami akan terima tetapi jika tidak ya kami masih bisa berdiri sendiri," katanya.
Joko menambahkan masalah akuisisi baginya tidak masalah yang penting harus ada elemen yang mengesahkan bahwa akuisisi benar-benar murni harus dilakukan.
"Tidak ada masalah dengan siapa kami akan diakuisisi, dengan DAMRI atau dengan PT KAI, yang penting harus ada persetujuan antara DPR dengan pemerintah, tetapi kami masih bisa berdiri sendiri dan kami bisa bertahan sampai saat ini," tutupnya.
(hen/hen)











































