Maskapai asal Hong Kong, Cathay Pacific, melaporkan kerugian sebesar HK$ 935 juta (Rp 1,1 triliun) di paruh pertama tahun ini. Penyebabnya adalah tingginya harga bahan bakar dan sepinya penumpang.
Dalam laporan keuangannya yang berakhir Juni 2012, maskapai asal Hong Kong itu menderita rugi HK$ 935 juta, padahal para analis memprediksi masih bisa raih untung tipis.
Pasalnya, pada periode yang sama tahun lalu Cathay Pacific masih raup laba HK$ 2,8 miliar. Maskapai di Asia memang sedang dirudung banyak masalah, terutama dair tingginya harga minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Naiknya harga bahan bakar secara signifikan mempengaruhi pendapatan kami, terutama untuk rute jarak jauh yang dioperasikan oleh pesawat boros bahan bakar," kata manajemen Cathay Pacific dalam keterangan tertulisnya dikutip dari BBC News, Rabu (8/8/2012),
Bulan Mei lalu, Cathay mengaku akan mulai menggunakan pesawat yang lebih hemat bahan bakar demi mengurangi beban operasionalnya.
(ang/wep)











































