RNI bekerjasama dengan PT Berdikari untuk memasok sapi sebanyak 100 ribu ekor per tahun. Diharapkan kedepannya ketergantungan impor sapi bisa ditekan untuk kebutuhan dalam negeri.
"Ini kita dalam rangka menopang program swasembada sapi, bekerjasama dengan Berdikari untuk memasok sapi," ungkap Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro kepada detikFinance, Selasa (14/8/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menuturkan total investasi yang dibutuhkan untuk bisnis ini sebesar Rp 500 miliar yang didapatkan dari pinjaman perbankan. "Modal awal dari Bank BNI, sebesar Rp 500 miliar, kira-kira untuk sapinya Rp 150 miliar, investasi pakan dan kandang segala macam mungkin berkisar di Rp 20 miliar," tambahnya.
Menurutnya bisnis ternak yang akan dilakukan PT RNI ini akan dilakukan mulai dari pembibitan, penggemukan, hingga pemotongan.
Pembibitan sapi akan dikembangkan 100.000 ekor per tahun yang terbagi per 6 bulan: di PG Subang 40.000 ekor, PG Jatitujuh 5000 ekor, di PG Krebet Baru 5000 ekor setelah besar digemukkan di PT Mitra Ogan sebanyak 5.000 ekor, di PT Mitra Kerinci sebanyak 15.000 ekor.
Di Subang sebanyak 10.000 ekor, dan di Jatitujuh 10.000 ekor, di Malang 5000 ekor dan di Jatitujuh 5000 ekor. Pada tahap pertama tahun 2012, di PT Mitra Kerinci akan digemukkan sebanyak 5.000 ekor, secara bersamaan di Subang program anakan akan dikembangkan 10.000 ekor.
(zul/hen)











































