Proyek MRT dan Monorel Bisa Urai 18.000 Kendaraan Tiap Pagi

Proyek MRT dan Monorel Bisa Urai 18.000 Kendaraan Tiap Pagi

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 15 Agu 2012 07:31 WIB
Proyek MRT dan Monorel Bisa Urai 18.000 Kendaraan Tiap Pagi
Jakarta - Menteri Perhubungan E.E Mangindaan sangat mendukung proyek pembangunan Monorel dan MRT di Jakarta. Baginya Proyek ini diharapkan akan mengurai kemacetan di Jakarta setiap harinya.

"Saya sangat mendukung konsep Monorel dan MRT tetapi ini harus jelas kapan dibangunnya dan selesainya. MRT sudah dimulai pembangunannya tetapi monorel belum ada, jadi harus ada sinergisitas peran antar keduanya di Jakarta," ungkap EE Mangindaan kepada detikFinance usai menghadiri peresmian kereta ekonomi AC Majapahit di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (14/08/12).

Seperti yang diketauhi Proyek MRT tahap I sepanjang 23,8 kilometer, rencananya menghubungkan Lebak Bulus-Bundaran HI, koridor utara-selatan, jalur MRT terdiri dari 13 stasiun MRT. Yaitu sebanyak 7 stasiun sepanjang 7 km berada di atas (elevated/layang) yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sekali jalan MRT bisa mengangkut 1.500 penumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan usulan rute baru monorel dari Adhi Karya adalah: Tanah Abang-Thamrin City-Grand Indonesia-Dukuh Atas (Ketemu MRT)-Four Seasons Hotel-Taman Rasuna Said-Casablanca-Menara Kadin-Mega Kuningan-Ciputra World-Sampoerna Strategic-Semanggi-SCBD-Ratu Plaza-Senayan dan dapat menampung 800 penumpang sekali angkut.

EE Mangindaan menuturkan bahwa Tujuannya untuk itu (Monorel dan MRT) oke dan anti macet. Menurutnya masyarakat mesti tau, tiap pagi kendaraan yang macet adalah 18.000 kendaraan itu belum termasuk di Jakarta Pusat.

"Secara komprehensif saya katakan bahwa saya sangat mendukung proyek MRT dan Monorel, cara itu bisa mengurai dan mengurangi kemacetan di Jakarta," tutupnya.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads