"Di sini sudah semua menggunakan e-procurement. Bisa hemat sekitar 13-14 persen dari total pagu belanja," Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Ahmad Badaruddin saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (24/8/2012).
Pada tahun ini, Kemenkeu mendapat anggaran belanja sebesar Rp 16,9 triliun dalam APBN-P 2012. Dengan demikian, terjadi penghematan sekitar Rp 2,2 triliun dari pengadaan barang dan jasa yang dilakukan secara elektronik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kadang-kadang begini yah orang kalau menyusun anggaran suka memperhitungkan faktor inflasi dan sebagainya tetapi kemudian dalam pelaksanaanya karena faktor-faktor efisiensi di dunia usaha, sehingga menawarkan barang lebih murah makanya terjadi penghematan," pungkasnya.
Sebagai informasi, anggaran belanja Kemenkeu digunakan untuk membiayai program peningkatan dan pengamanan penerimaan pajak; program pengawasan, pelayanan, dan penerimaan di bidang kepabeanan dan cukai; program pengelolaan perbendaharaan negara; program pengelolaan kekayaan negara, penyelesaian pengurusan piutang negara dan pelayanan lelang; dan program pendidikan.
(nia/dru)











































