Dahlan Iskan Mengaku Sulit 'Kubur' BUMN Dhuafa

Dahlan Iskan Mengaku Sulit 'Kubur' BUMN Dhuafa

- detikFinance
Selasa, 28 Agu 2012 13:46 WIB
Dahlan Iskan Mengaku Sulit Kubur BUMN Dhuafa
Jakarta - Beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nasibnya kini diujung tanduk. Kasusnya bahkan beragam, diantaranya menderita kerugian, terlilit hutang bahkan ada yang hampir bangkrut.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, nasib BUMN Dhuafa ini masih menunggu keputusan dari DPR untuk selanjutnya mengeluarkan perusahaan-perusahaan ini dari daftar BUMN.

"Menunggu keputusan dari DPR. Walaupun sudah dibahas tapi belum diputuskan," ungkapnya kepada wartawan di FEUI, Depok, Selasa (28/8/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahlan menyebutkan beberapa perusahaan seperti Rukindo, Perum PPD, PT Balai Pustaka, Kertas Padalarang masih harus menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah.

"Rukindo, itu sudah begitu lama dibahas, kemudian PPD, Kertas Padalarang, Balai Pustaka, nama-nama yang saya targetkan pertengahan tahun ini sudah tidak ada dalam daftar BUMN, masih menunggu PP," paparnya.

Dahlan pun mengibaratkan, perusahaan-perusahaan yang sudah kehilangan nyawa ini bagaikan mayat yang sulit dikubur.

"Meskipun sudah jadi mayat, tapi mayatnya belum bisa terkubur. Udah mati kok nggak dikubur-kubur, kubur aja sulit," pungkasnya.

(zul/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads