Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
"Subway (MRT) akan kita mulai karena komitmen kita dengan Jepang sudah ada. Akan mulai dibangun 2014. Di 2017 akhir atau paling lambat 2018 kita sudah punya subway," tegas Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komitmen loan (pinjaman) sampai dengan tuntas mungkin Rp 13-14 triliun, saya lupa angka pastinya. Sudah ada komitmen, sudah masuk dalam MP3EI," paparnya.
Teknisnya, Hatta menjelaskan pembangunan poyek ini tidak akan terlalu terkendala dengan proses pembebasan lahan, karena sebagian besar jalur dari moda transportasi ini akan menggantung (elevated).
"Lahan yang diperlukan hanya di sekitaran Lebak Bulus saja, setelah itu dia elevated (menggantung) di sepanjang Jalan Fatmawati, baru kemudian dia menyelam di Senayan dan Bundaran HI (Hotel Indonesia). Itu nggak perlu pembebasan lahan," cetusnya.
(zul/dnl)











































