Hatta Rajasa: Jakarta Punya MRT Paling Lambat 2018

Hatta Rajasa: Jakarta Punya MRT Paling Lambat 2018

- detikFinance
Selasa, 04 Sep 2012 13:05 WIB
Hatta Rajasa: Jakarta Punya MRT Paling Lambat 2018
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Penyelesaian proyek Mass Rapid Transit (MRT) atau subway di DKI Jakarta akan selesai selambat-lambatnya 2018. Proyek ini akan segera dilancarkan karena pemerintah sudah melakukan komitmen dengan Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (4/9/2012).

"Subway (MRT) akan kita mulai karena komitmen kita dengan Jepang sudah ada. Akan mulai dibangun 2014. Di 2017 akhir atau paling lambat 2018 kita sudah punya subway," tegas Hatta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta menjelaskan, dalam proyek ini, pemerintah akan mendapatkan dana pinjaman dari JICA hingga Rp 14 triliun. Proyek ini telah dimasukkan dalam proyek Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

"Komitmen loan (pinjaman) sampai dengan tuntas mungkin Rp 13-14 triliun, saya lupa angka pastinya. Sudah ada komitmen, sudah masuk dalam MP3EI," paparnya.

Teknisnya, Hatta menjelaskan pembangunan poyek ini tidak akan terlalu terkendala dengan proses pembebasan lahan, karena sebagian besar jalur dari moda transportasi ini akan menggantung (elevated).

"Lahan yang diperlukan hanya di sekitaran Lebak Bulus saja, setelah itu dia elevated (menggantung) di sepanjang Jalan Fatmawati, baru kemudian dia menyelam di Senayan dan Bundaran HI (Hotel Indonesia). Itu nggak perlu pembebasan lahan," cetusnya.

(zul/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads