Hatta: Masalah Korupsi, Pelayanan Publik, dan Infrastruktur Segera Perbaiki

Hatta: Masalah Korupsi, Pelayanan Publik, dan Infrastruktur Segera Perbaiki

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 13 Sep 2012 16:26 WIB
Hatta: Masalah Korupsi, Pelayanan Publik, dan Infrastruktur Segera Perbaiki
Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengakui turunnya daya saing Indonesia akibat tiga permasalahan utama, yaitu tingginya korupsi, rendahnya pelayanan terhadap publik, dan kondisi infrastruktur yang masih minim.

"Kita tahu masalah korupsi, masalah pelayanan publik, masalah infrastruktur, segera kita perbaiki. Jadi dari sisi itu," ujar Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (12/9/2012).

Meskipun demikian, Hatta optimistis Indonesia tetap menjadi negara tujuan investasi yang menjanjikan karena telah mengantongi peringkat investment grade.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi dari sisi investment grade juga merupakan pembuktian bahwa kita layak menjadi negara tujuan investasi," pungkasnya.

Seperti diketahui, peringkat daya saing global (global competitiveness index/GCI) Indonesia kembali turun untuk periode 2012-2013, yaitu berada pada posisi 50 dari 144 negara.

Padahal pada periode 2011-2012 Indonesia berada pada peringkat 46 dari 142 negara, dan pada periode 2010-2011 pada peringkat 44 dari 139 negara. Ini menurut laporan World Economic Forum (WEF).

Bahkan selama tiga tahun terakhir tersebut, skor GCI Indonesia stagnan pada angka 4,4 (skor 1-7). Daya saing institusi, infrastruktur, efisiensi pasar tenaga kerja, dan kesiapan teknologi Indonesia tercatat memiliki nilai rendah di bawah angka 4.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads