Deputi Perlindungan BNP2TKI Lisna Y. Poelongan mengatakan, remitansi TKI paling banyak dikirim dari kawasan Timur Tengah, diikuti dari Asia Pasifik, Amerika Serikat, Eropa, dan Australia.
"Sebanyak US$ 3,9 miliar $ sampai Juli 2012, dari jumlah tersebut sebagian besar dikirim oleh TKI yang berada di sektor informal,” kata Lisna kepada detikFinance di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (26/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling banyak itu dari Malaysia loh, terus Arab Saudi," katanya.
Lisna menaksir, sampai dengan akhir 2012 akan ada pertumbuhan remitansi sebesar US$ 0,1 miliar. Ini ditopang tergesernya pekerja informal dibandingkan pekerja formal. Moratorium pengiriman TKI membuat pekerja informal jauh lebih menurun dibandingkan pekerja formal yang mengalami kenaikan.
"Saya rasa US$ 6,8 miliar sampai akhir tahun. Naik dari tahun lalu yang US$ 6,7 miliar US$, ini karena pekerja formal kita saat ini lebih banyak dibandingkan informal dengan perbandingan 58:42 kenaikan pekerja formal terjadi di Hong Kong dan Taiwan," tutupnya.
(wij/dnl)










































