Dalam pertemuan dengan sejumlah pengusaha Rusia di Wisma Duta KBRI Moskow (28/9/2012), Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Djauhari Oratmangun mengatakan TEI akan dikunjungi ribuan pengusaha dari berbagai negara. Dalam TEI tersebut para pengusaha dapat melihat segenap potensi Indonesia dan memilih berbagai produk Indonesia yang bermutu tinggi dengan harga yang kompetitif, serta menjajaki mitra usaha yang tepat.
"Saat ini sudah terdapat sejumlah pengusaha dari Rusia dan juga Belarus yang akan datang ke TEI mendatang. Kami mengundang pula para pengusaha lainnya dan KBRI Moskow siap memfasilitasinya," kata Dubes Djauhari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tugas kita bersama untuk merealisasikan harapan kedua kepala negara," ujar Dubes Djauhari.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, volume perdagangan Indonesia-Rusia di 2011 sebesar US$2,544 miliar. Pada periode Januari-Juni 2012 tercatat US$1,679 miliar, atau naik 48,7% dari periode yang sama di 2011 yang tercatat US$ 1,129 miliar.
Perusahaan-perusahaan Rusia yang sudah menyatakan konfirmasinya datang ke TEI 2012 seperti Volming Trading sebagai perusahaan perdagangan umum, RIM Rus mencari produk kertas dan bahan-bahan pencetakan dan Polychemkomplekt-M membutuhkan bahan-bahan kimia untuk bahan bangunan, termasuk cat. Adapun perusahaan 1st Raw Compay mencari coklat bubuk, Imperia Group-garmen dan sepatu, Sladtorg-santan bubuk dan Tchaikovsky Textile membutuhkan bahan kain untuk pakaian dan seragam.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Dewan Bisnis Rusia-Indonesia Mikhail Kouritsyn mengatakan pada bulan November 2012 mendatang serombongan pelaku bisnis Rusia, antara lain dari KADIN daerah Tomsk juga akan berkunjung ke Indonesia untuk menjalin bisnis dengan mitranya dari Indonesia.
(dnl/dnl)










































