Hatta: Indonesia Defisit Pengusaha, Cuma 1% dari Total Penduduk

Hatta: Indonesia Defisit Pengusaha, Cuma 1% dari Total Penduduk

- detikFinance
Minggu, 14 Okt 2012 11:02 WIB
Hatta: Indonesia Defisit Pengusaha, Cuma 1% dari Total Penduduk
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa terus mendorong masyarakat untuk berani menjadi wirausahawan. Pasalnya, saat ini terjadi defisit pengusaha di Indonesia karena minimnya masyarakat yang berani berwirausaha.

"Indonesia masih defisit pengusaha sehingga perlu ditumbuhan pengusaha-pengusaha baru. Jumlah pengusaha Indonesia saat ini hanya 1%. Kalau negara maju lebih dari 5%. Karena itu, paling tidak kebutuhan pengusaha di kita bisa mencapai 4%," kata Hatta seperti dikutip detikFinance disela penyerahan bantuan modal kepada para wirausahawan muda, Minggu (14/10/2012).

Target jumlah pengusaha tersebut, sambung Hatta harus tercapai sebagai upaya untuk mencapai impian Indonesia yang akan masuk sebagai 10 negera terbesar di dunia. Untuk mengejar ketertinggalan itu, maka perlu adanya program-program yang merangsang pertumbuhan pengusaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta berharap pengembangan bibit-bibit wirausahawan di kalangan anak muda dapat berkembang secara cepat sehingga defisit wirausahawan yang dialami Indonesia bisa dikurangi sehingga bisa menyaingi negara-negara lain di Asia Tenggara yang telah lebih dulu mengembangkan wirausahawan muda.

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 25 pemenang kompetisi wirausahawan MAPAN seleksi Palembang mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 5 juta rupiah setiap pemenang. Hatta yang juga Ketua Umum DPP PAN menjelaskan modal tersebut merupakan stimulus bagi para anak-anak muda yang telah berusaha untuk bisa menjadi wirausahawan muda.

"Ini hanya stimulus yang kami berikan, selain memberikan bantuan modal kami juga akan membantu mereka pemenang MAPAN mendapatkan kemudahan mengembangkan usaha yang telah mereka rintis misalnya dengan menyambungkan mereka ke dunia perbangkan dan pelatihan serta akses pameran," tutur Hatta.

Hatta menjelaskan, salah satu wujud di pembinaan para pemenang seleksi wirauashawan MAPAN tersebut antara lain dengan di Ikutkannya mereka ke pameran Pasar Anak Negeri yang di gelar di Jakarta dan Palembang beberapa waktu lalu.

"Pembinaan ini akan terus berkesinambungan oleh karenanya DPW PAN Sumsel diwajibkan agar membina dan memfasilitasi para pemenang MAPAN untuk bisa mengembangkan usahanya," tegas Hatta.

Hatta berharap ke 25 pemenang wirausahawan MAPAN yang mendapatkan modal ini bisa berkembang dan bisa membuka banyak peluang kerja sehingga angka pengangguran di Sumatra Selatan bisa berkurang.

(dru/nia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads