"Waktu itu kita tampilkan apa saja yang kita bisa bangun di Indonesia Timur, kalau Sorong betul-betul jadi. Itu akan jadi revolusi logistik di Indonesia Timur," ujar Dahlan di Jakarta seperti dikutip, Senin (14/10/2012).
Di Sorong, Dahlan akan membangun pabrik sagu. Selain itu, akan dibuat pelabuhan besar di kawasan itu dan pembangunan PLTA dan PLTU di kawasan Papua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan revolusioner Dahlan lainnya adalah dengan membuka kawasan pegunungan Jayapura, yaitu dengan membuat jalan sepanjang 80 km di Wamena menuju Jayapura. Dengan terbukanya akses tersebut, diharapkan investasi akan terus berdatangan ke kawasan ini.
"Kemudian saya akan melihat apakah, dulu kan untuk membuka isolasi pegunungan tengah, Wamena dan lain-lain, itukan wacananya akan membikin jalan ke Jayapura, nah sekarang pemerintah sudah melihat adanya alternatif lain yaitu dimanfaatkannya sungai yang mengarah ke laut Aru. Dari situ tinggal membangun jalan sekitar 80 km menuju arah Wamena, saya kira itu langkah pemerintah yang paling konkret dan paling nyata menggerakan Papua wilayah tengah," pungkas Dahlan.
Sebelumnya, Presiden SBY meminta BUMN untuk berinvestasi besar-besaran di kawasan Indonesia Timur, seperti Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. Pasalnya, di kawasan tersebut, jumlah masyarakat miskin masih tinggi sehingga BUMN memiliki panggilan moral untuk berinvestasi di sana.
(nia/dnl)











































