Wakil Menteri Korea Selatan ini membawa para pengusaha dan kontraktor handal di bidang infrastruktur antaralain Park Sung Nam (Managing Director of PT Dalim), Lim Sang Wook (Managing Director PT Lotte Construction) dan Sohn Sang Yul (Vice President PT Dongbu).
Kedatangan delegasi ini bertujuan untuk membahas berbagai kerjasama infrastruktur antara kedua negara, salah satunya adalah proyek Jembatan Selat Sunda (JSS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berbincang sedikit mengenai pembangunan Jembatan Selat Sunda. Korea sangat ingin mengambil bagian dari proyek tersebut. Kami memikirkan semua kemungkinan baik dari sisi konstruksi atau finansialnya juga," ungkap Kim.
Kim mengatakan, proyek Jembatan Selat Sunda ini sudah menjadi mega proyek yang telah dibicarakan oleh pemerintah Korea dan Indonesia belakangan ini.
"Tapi proyek JSS ini sudah dimasukan dalam salah satu 8 proyek besar yang diadakan oleh Komisi Ekonomi Bersama Korea Indonesian dan salah satu mega proyek penting diantara Korea dan Indonesia. Korea itu sangat berharap bisa dilakukan kerjasama yang lebih lanjut," katanya.
Secara terpisah, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, pemerintah akan menyambut baik niatan Korsel ini jika ingin berkontribusi terhadap pembangunan Jembatan Selat Sunda.
"Saya welcome saja mereka mau investasi asalkan ikuti saja prosedurnya. Tapi kalaupun mereka tidak dapatkan proyek mereka masih bisa bekerjasama dengan kontraktor lokal," kata Djoko.
(zlf/hen)










































