KAI Pilih Kereta Bekas Jepang Ketimbang Buatan Dalam Negeri

KAI Pilih Kereta Bekas Jepang Ketimbang Buatan Dalam Negeri

- detikFinance
Jumat, 19 Okt 2012 10:43 WIB
KAI Pilih Kereta Bekas Jepang Ketimbang Buatan Dalam Negeri
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) lebih memilih membeli kereta bekas asal Jepang daripada buatan Indonesia untuk penambahan armada KRL Commuter Line Jabodetabek. KAI menilai, harga KRL buatan Jepang jauh lebih murah dibandingkan kereta buatan perusahaan plat merah dalam negeri, PT INKA (Persero).

"Kita nggak mampu bayar, KRL-nya (buatan INKA) mahal, kalau di dalam negeri harganya 8 kali. Kalau tiket naik Rp 1.000- Rp 2.000 saja tidak bisa apalagi naik delapan kali," kata Direktur Pemasaran PT KAI Sulistyo Limbo usai acar BUMN Marketeers Club di Kantor Hutama Karya Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Saat ini, KAI terus mengembangkan KRL Commuter Line Jabodetabek. Salah satunya dengan menambah armada KRL secara berkelanjutan untuk meningkatan daya tampung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penamabahan KRL, kita tambah terus. Punya duit beli," tambahnya.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads