Jokowi Diminta Segera Terbitkan SPM Busway

Jokowi Diminta Segera Terbitkan SPM Busway

- detikFinance
Sabtu, 27 Okt 2012 14:42 WIB
Jokowi Diminta Segera Terbitkan SPM Busway
Jakarta - Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno meminta Gubernur baru DKI Jakarta Joko Widodo segera menerbitkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bus Transjakarta. SPM terus tertunda dikeluarkan sejak kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta yang lama Fauzi Bowo.

"Yang terpenting harus ada keberlanjutan busway dan tetap terjaga dengan penetapan SPM yang tertunda sejak 2009 lalu," katanya saat memberikan keterangan kepada detikFinance, Sabtu (27/10/2012).

Banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di jalur busway (Transjakarta) diyakini karena tidak adanya SPM bus Transjakarta. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun detikFinance dari beberapa sumber, pada tahun 2010 terjadi 399 kecelakaan dengan 13 korban tewas di jalur busway.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada tahun 2011 angka kecelakaan berkurang menjadi 101 kasus, namun korban tewas meningkat menjadi 16 orang. Sedangkan pada tahun 2012 (sampai Agustus), setidaknya terjadi 15 kasus kecelakaan yang melibatkan bus TransJakarta dengan korban meninggal dunia tujuh orang.

Gubernur Jakarta harus membuat janji pelayanan publik yang baik kepada masyarakat salah satunya dengan menerbitkan SPM Busway. Jika tidak dibuat (SPM busway) akan berakibat pada sulit dipercayainya angkutan massal sebagai angkutan transportasi tepat guna.

"Harus segera terealisasi, jika tidak kemacetan di Jakarta akan bertambah akut karena masyarakat tidak percaya naik busway ataupun angkutan lainnya ,"katanya.

SPM memang sangat dibutuhkan. Jika bus transjakarta sudah menerapkan SPM, akan mudah untuk menerapkannya juga ke moda angkutan umum lain, termasuk angkutan umum reguler di Jakarta yang saat ini begitu kacau manajemen ataupun pelayanannya.

"Segera ditangani secara serius juga mempercepat SPM ini untuk hadir yang tertunda bertahun-tahun,"tutupnya.

(wij/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads