MS Hidayat mengatakan hingga kini belum ada perusahaan yang hengkang dari Indonesia. Untuk itu masalah ini harus segera diatasi agar ancaman itu tak terealisasi.
"Belum ada (yang hengkang). Mereka untuk sementara menghentikan produksi tetapi sementara itu investasi yang baru juga mulai masuk. Ancaman itu tetap ada oleh karena itu tetap kita selesaikan. Saya rasa kalau aturan itu sudah disepakati, rencana itu bisa ditinjau kembali oleh semua pihak," kata MS Hidayat di Gedung BKPM Jakarta, Senin (12/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pihaknya telah melakukan berbagai langkah pembicaraan dengan menteri tenaga kerja dan transmigrasi, buruh maupun pengusaha.
(wij/hen)











































