Bahkan, pengusaha Chairul Tanjung mengaku kesulitan birokrasi ini tidak hanya dialami bagi pengusaha tapi juga pengusaha yang telah berkecimpung di dunia bisnis berpuluh-puluh tahun.
"Awalnya, urutan permasalahan bisnis ini pertama korupsi, infrastruktur,baru korupsi. Tapi sekarang, birokrasi dulu, infrastruktur, baru korupsi. Jadi pemberantasan korupsi memang belum selesai, tapi kondisinya lebih baik dibandingkan birokrasi yang semakin parah," ujarnya ketika ditemui di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (12/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau nemuin Camat, ya bawa saja perlengkapan yang harus dibawa, terus tungguin saja seharian, masa dia tidak mau ketemu juga dengan kita. Ini soal adu kuat saja," ujarnya.
Di samping itu, lanjut Chairul, pemerintah juga berupaya untuk memperbaiki masalah birokrasi ini. Meskipun perlu diakui hal tersebut bukanlah perkara yang bisa diselesaikan dalam waktu dekat.
"Kita ingin lakukan perubahan ini tapi waktunya masih panjang. Jadi nanti semua pengurusan pakai website," tandasnya.
(nia/dru)










































