Masih Nganggur? 7-Eleven Butuh 2.000 Karyawan Magang

Masih Nganggur? 7-Eleven Butuh 2.000 Karyawan Magang

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 04 Des 2012 11:55 WIB
Masih Nganggur? 7-Eleven Butuh 2.000 Karyawan Magang
Jakarta -

PT Modern Putra Indonesia (MPI) pengelola toko modern 7-Eleven masih membutuhkan 2.000 karyawan baru dalam rangka pengembangan bisnisnya. Untuk itu perseroan berniat merekrut melalui program pemagangan.

Direktur Utama MPI, Henri Honoris menjelaskan, program pemagangan bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas, sekaligus mempersiapkan calon tenaga kerja atau membekali pemagang berkiprah dalam dunia usaha, dengan pengetahuan kewirausahaan.

"Kami masih memerlukan 2.000 karyawan lagi seiring dengan penambahan toko," kata Henri di Jakarta, Selasa (4/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MPI akan menarik sekitar 350 orang pada tahun depan sebagai tenaga magang. Dana program magang ini mencapai Rp 500 juta. "Ini menjadi investasi kami, dan di tahun mendatang yang pasti akan lebih banyak," jelas Henri.

"Ingin lakukan program magang secara kontinyu dan kami harapkan berguna bagi mereka di masa depan dan bisa terima sebagai karyawan tetap. Kami menjanjikan 40% dari hasil program ini bisa bekerja di perusahaan sebagai MT (Management Trainee), dan mereka kita prioritaskan," tambahnya.

Pembukaan magang juga bertujuan untuk terbentuknya konsep link and match antara dunia pendidikan dan pelatihan yang sejalan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga kebutuhan tenaga kerja dalam dunia usaha dapat terpenuhi dengan baik.

Program pemagangan ini berlaku bagi siswa SMA/SMEA atau sederajat, Diploma, Sarjana bahkan S2 dan berlangsung selama 6 sampai 12 bulan.

Lebih rinci, materi pemagangan meliputi dasar salesmanship, dan leadership serta kewirausahaan hingga customer service, servant leadership, retail initiative, food handling, supply chain, food hygine and safety.

Direktur Bina Pemagangan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bagus Marijanto menegaskan, upaya yang dilakukan 7-Eleven sangat diapresiasi pemerintah. Pasalnya ilmu perilaku kerja dan kepemimpinan tidak dapat ditemui di sekolah formal.

"Magang itu bukan cari uang, tapi cari kompetensi. Bukan duitnya," tegas Bagus. Dengan mengikuti magang diharapkan memberikan bekal bagi calon pekerja, sehingga telah siap memasuki dunia kerja.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads