Hatta Minta Pembangunan Bandara Ngurah Rai Rampung Sebelum APEC 2013

Hatta Minta Pembangunan Bandara Ngurah Rai Rampung Sebelum APEC 2013

Herdaru Purnomo - detikFinance
Minggu, 09 Des 2012 10:48 WIB
Hatta Minta Pembangunan Bandara Ngurah Rai Rampung Sebelum APEC 2013
Jakarta - Menteri Kordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) berharap pembangunan infrastruktur Bandara Ngurah Rai, Bali selesai pada bulan Juli 2013. Hatta ingin hal tersebut dilakukan guna menyongsong Bali sebagai tuan rumah KTT Asia Pacific Conference on Economic Cooperation (APEC) 2013.

"Untuk persiapan APEC tahun 2013, pembangunan Bandara Ngurah Rai diharapkan selesai pada bulan Juli tahun 2013 serta penambahan hotel juga selesai pada bulan itu. Kemudian infrastruktur air dan listrik juga harus sudah cukup pada bulan itu," kata Hatta dalam keterangannya yang diperoleh detikFinance, Minggu (9/12/2012).

Bali memiliki daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara terutama dari negara-negara Asia Pasifik. Lantaran demikian, Pemerintah berkomitmen mempercepat akselerasi berbagai pembangunan infrastruktur di Bali, seperti perluasan bandara Ngurah Rai hingga rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1,15 MW untuk mendukung industri pariwisata dan menjelang KTT APEC 2013 di Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengembangan Pelabuhan Benoa,lanjut Hatta, diharapkan bisa menggaet kapal-kapal pesiar untuk bersandar di pelabuhan ini Dia menambahkan pemerintah sudah mendesain pembangunan infrastruktur di Bali Utara

"Kalau Bali sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia yang kita targetkan sebelum 2025 ada sekitar 20 juta wisatawan yang utamanya masuk ke Bali. Maka, ini membutuhkan infrastruktur, hotel dan sarana prasarana untuk mendukung wisatwan itu. Pertanyaannya adalah kita membutuhkan bandara dan mengembangkan pelabuhan baru, Benoa kita perbaiki dan semua itu dalam program MP3EI, termasuk kita berpikir untuk mengembangkan Bali Utara agar infrastrukturnya meningkat," jelasnya

Proyek infrastruktur di Bali lainnya adalah Jalan tol Nusa Dua-Bandara Ngurah Rai Bali sepanjang 10 km dari wilayah Pelabuhan Benoa hingga Nusa Dua. Sebagian besar jalan tol berada di atas laut dangkal, sementara sekitar 2 km-nya terletak di atas daratan.

Hatta menambahkan Bali-Nusatenggara merupakan koridor lima dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Oleh karena itu, pemerintah juga memproyeksikan pembangunan infrastruktur di Bali Utara agar pengembangan infrastruktur meningkat di kawasan tersebut.

Menurut Hatta, pembangunan infrastruktur di Bali bertujuan meningkatkan konektivitas di kawasan Indonesia Timur serta industri pariwisata di Bali konektivitas di kawasan Indonesia Timur serta.

"Setiap koridor ada icon project-nya. Misalkan di Bali, ada bandara, jembatan di atas laut, underpass dan kita sudah mendesain untuk pengembangan di Bali Utara dengan pembangunan bandara dan sebagainya," jelas Hatta.

(dru/nia)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads