Dahlan Tidak Buka Opsi Merger Merpati dengan Garuda

Dahlan Tidak Buka Opsi Merger Merpati dengan Garuda

- detikFinance
Minggu, 09 Des 2012 16:21 WIB
Dahlan Tidak Buka Opsi Merger Merpati dengan Garuda
Bogor - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengakui PT Merpati Nusantara Airlines masih tercatat sebagai maskapai pelat merah yang memiliki kinerja keuangan negatif. Terkait kondisi itu, Dahlan enggan membuka opsi penggabungan atau merger perusahaan tersebut dengan PT Garuda Indonesia (persero) Tbk.

"Merpati rugi, kalau di-merger kasihan Garuda," tutur Dahlan di Villa Aneka Cisarua Bogor, Minggu (9/12/2012).

Dahlan tidak mau merinci alasan penolakan opsi penggabungan Merpati dan Garuda. Hanya saj, seperti diketahui saat ini perusahaan Merpati masih memiliki utang senilai Rp 5 triliun. Malahan, Dahlan membuka opsi menutup maskapai tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Merpati merugi kalau tidak bisa diperbaiki ya sudah tutup saja. Kita kasih kesempatan pada direksinya, kalau direksinya angkat tangan ya sudah tutup saja," tegasnya.

Namun, Dahlan tidak menampik bahwa saat ini setelah terjadi pergantian Dirut beberapa bulan yang lalu, kinerja maskapai BUMN tersebut mulai membaik.

"Sekarang sudah membaik, tidak nuggak lagi bayar fuel, tidak nunggak lagi bayar bandara, bayar asuransi, bayar karyawan," pungkasnya.

Seperti diketahui, per Mei 2012, Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) Merpati negatif (kerugian operasional) hingga Rp 1,4 miliar per hari. Saat ini, setelah Rudy Setyopurnomo diangkat menjadi direktur utama, kinerja Merpati mengarah pada tren positif yakni mencatat laba operasional sekitar Rp 500 juta per hari.


(feb/nia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads