Kementerian Agama (Kemenag) akan membentuk Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU). Langkah tersebut dinilai menjadi instrumen strategis dalam mengoptimalkan potensi besar dana keagamaan masyarakat yang saat ini belum tergarap maksimal.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan total potensi dana umat jika dikumpulkan paling tidak mencapai Rp 1.000 triliun per tahun. Dana tersebut dinilai dapat diberdayakan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia tanpa perlu membebani pajak.
"Potensi dana umat Indonesia seperti raksasa yang sedang tidur dan sekarang kita akan bangkitkan demi kemaslahatan umat dan bangsa kita. Kami sangat yakin kalau ini kita kumpulkan semuanya, maka perhitungan total saya bisa kita kumpulkan minimum Rp 1.000 triliun per tahun," kata Nasaruddin dalam acara penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 di Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dana umat ini kita berdayakan, fokusnya kita orang-orang umat dan orang-orang miskin kita itu mungkin bisa diselesaikan melalui dana umat itu sendiri," tambahnya.
Menurut Nasaruddin, dalam Islam setidaknya ada 24 pundi-pundi dana umat yang selama ini belum terkelola dengan baik dan profesional. Ke depan pihaknya ingin tidak hanya zakat yang diandalkan, melainkan juga seperti wakaf, infak, sedekah, fidyah, kifarah, hingga DAM haji dan umrah.
"Itu akan kita manage dengan baik sehingga pemanfaatannya akan berdaya guna untuk bangsa ini," ucap Nasaruddin.
Nantinya LPDU tidak hanya menyasar umat Islam, melainkan Kemenag akan berkoordinasi dengan perwakilan agama Katolik, Protestan, Hindu, Buddha serta Konghuchu. Dengan demikian dana keagamaan dihimpun dari seluruh umat beragama dan pemanfaatannya juga lebih luas tanpa melihat agama tertentu.
Nasaruddin menyebut Gedung LDPU akan terletak di kawasan depan Hotel Indonesia (HI) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Gedung itu nantinya akan memiliki 40 lantai di mana lembaga-lembaga pengelola keuangan umat akan berkantor di sana.
"Ini yang akan kita tampung di LPDU. (Kantor) 40 lantai akan dibangun Bapak Presiden di depan Hotel Indonesia," ungkap Nasaruddin.
Saksikan Live DetikSore :











































