Perbatasan RI-Malaysia Menyimpan Potensi Cadangan Emas

Perbatasan RI-Malaysia Menyimpan Potensi Cadangan Emas

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 10 Des 2012 12:18 WIB
Perbatasan RI-Malaysia Menyimpan Potensi Cadangan Emas
Jakarta - Wilayah-wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga ternyata banyak menyimpan potensi cadangan emas, seperti di Papua Nugini dan Malaysia. Khusus di Malaysia, kawasan Indonesia yang berbatasan dengan Serawak Malaysia menyimpan potensi tambang emas.

Kepala Pusat Sumber Daya Geologi Calvin Karo Karo Gurusinga menegaskan, Indonesia masih memiliki potensi tambang emas yang besar. Tahun depan diperkirakan ada beberapa daerah tambang emas baru.

Salah satunya di daerah perbatasan Malaysia-Indonesia, pihaknya mulai 2013 akan melakukan penyelidikan dan kajian terkait potensi tambang emas di daerah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita juga studi bersama antara Malaysia dan Indonesia kita melakukan survei di perbatasan di Serawak itu. Kita perkirakan akan kita lakukan penyelidikan di bagian Indonesia-nya, batuannya sama. Mereka punya emas, masa kita nggak. Kita belum kesana," ungkap Calvin di saat ditemui di acara Seminar Sumber Daya Mineral di Hotel Pomelotel, Jalan Dukuh Patra Raya, Jakarta, Senin (10/12/12).

Selain di perbatasan Malaysia, di daerah-daerah yang belum terjamah pun, terdapat potensi emas yang besar. Misalnya di Pulau Buru Maluku, kawasan ini akan menjadi kawasan potensial yang selanjutnya akan menjadi prototipe untuk melakukan penyelidikan tambang emas di daerah lain.

"Potensinya lumayan, dan kemarin baru kita peninjauan, tahun ini kita akan lakukan lebih detail. Mungkin akan merupakan jenis endapan baru di negeri kita. Dan kita bisa menggunakan itu sebagai prototipe baru untuk cari emas di daerah lain," paparnya.

Selain itu, penyelidikan untuk tambangan emas baru pun akan dilakukan di daerah Tapanuli Selatan, Pulau Sumatera, perbatasan Papua, dan di sekitar wilayah tambang yang kini sudah dieksploitasi. Ia mengatakan, dengan makin banyaknya tambang emas ini otomatis akan lebih banyak lagi pendapatan negara.

"Secara pasti akan meningkatkan pendapatan, tapi cadangannya belum kita hitung. Karena potensi itu kita bagi 2, yaitu sumber daya dan cadangan," pungkasnya.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads