Kepala Pusat Sumber Daya Geologi Calvin Karo Karo Gurusinga menegaskan, Indonesia masih memiliki potensi tambang emas yang besar. Tahun depan diperkirakan ada beberapa daerah tambang emas baru.
Salah satunya di daerah perbatasan Malaysia-Indonesia, pihaknya mulai 2013 akan melakukan penyelidikan dan kajian terkait potensi tambang emas di daerah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di perbatasan Malaysia, di daerah-daerah yang belum terjamah pun, terdapat potensi emas yang besar. Misalnya di Pulau Buru Maluku, kawasan ini akan menjadi kawasan potensial yang selanjutnya akan menjadi prototipe untuk melakukan penyelidikan tambang emas di daerah lain.
"Potensinya lumayan, dan kemarin baru kita peninjauan, tahun ini kita akan lakukan lebih detail. Mungkin akan merupakan jenis endapan baru di negeri kita. Dan kita bisa menggunakan itu sebagai prototipe baru untuk cari emas di daerah lain," paparnya.
Selain itu, penyelidikan untuk tambangan emas baru pun akan dilakukan di daerah Tapanuli Selatan, Pulau Sumatera, perbatasan Papua, dan di sekitar wilayah tambang yang kini sudah dieksploitasi. Ia mengatakan, dengan makin banyaknya tambang emas ini otomatis akan lebih banyak lagi pendapatan negara.
"Secara pasti akan meningkatkan pendapatan, tapi cadangannya belum kita hitung. Karena potensi itu kita bagi 2, yaitu sumber daya dan cadangan," pungkasnya.
(zlf/hen)











































