"Iya karena tidak ada penambahan pesawat di dalam tubuh Merpati," katanya singkat saat ditemui di Kawasan Kemayoran Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Saat ini Merpati hanya mengandalkan pesawat lama untuk melakukan kegiatan terbang seperti pesawat jenis MA 60 sebanyak 13 unit, Cassa 2 unit dan Jet Boeing clasic 345 sebanyak 2 unit. Rencana Merpati untuk mendatangkan Airbus seri 310 dan lain-lain gagal dilanjutkan setelah pergantian Dirut yang baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rute penerbangan dipangkas 20-30%, anda tahu rute penerbangan Halim-Bandung, saat ini sudah tidak ada dan dihapus," jelasnya.
Â
Lebih lanjut Roy mengatakan ada sebuah kalimat kontradiktif dari Dirut Merpati yang baru saat ini.
Â
"Jangan terbang kalau enggak mau rugi itu pendapat Dirut yang sekarang. Instruksi dia (Rudy) turunkan cost dan biaya internal. Jelas saya mengatakan iya saya setuju Dirut Merpati diganti dengan orang yang punya komitmen," tegasnya.
(wij/ang)











































