Wamendag: Di Indonesia, Singkong Hanya Tanaman 'Sambilan'

Wamendag: Di Indonesia, Singkong Hanya Tanaman 'Sambilan'

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 14 Des 2012 16:18 WIB
Wamendag: Di Indonesia, Singkong Hanya Tanaman Sambilan
Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi memberikan pemaparan mengenai tanaman singkong di tanah air. Bayu yang juga alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan di Indonesia singkong hanya menjadi tanaman sambilan.

"Singkong di Indonesia itu tanaman sambilan sehingga kualitas tidak cocok untuk standar industri," kata Bayu saat berdiskusi dengan media di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012).

Karena menjadi tanaman sambilan, maka kualitasnya kurang baik untuk industri dan membuat impor tepung tapioka (singkong) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dipaparkan Bayu, di 2007 Indonesia mengimpor 300 ribu ton tepung tapioka, 2008 sebanyak 160 ribu ton, 2009 sebanyak 170 ribu ton, 2010 sebanyak 290 ribu ton, dan 2011 sebanyak 435 ribu ton.

"Kita melihat adanya peningkatan impor dari tahun ke .Tahun 2011 kita impor 435 ribu ton tetapi kita juga ekspor 80.000 ton loh," papar Bayu.

Saat ini, Bayu tengah menyelidiki penyebab besarnya angka impor tepung tapioka tahun ini. Hingga September 2012, Indonesia telah mengimpor 590 ribu ton tepung tapioka berbahan dasar singkong.

"Kita menelisik atau jangan-jangan ada dumping, tetapi ada kemungkinan pelarian Hormonized System (HS) seharusnya tepung maizena tapi tapioka karena maizena sedang mahal jadi mereka beralih. Kita akan tetapkan safeguard bila ada dumping dan pelarian HS. Oleh karena itu kita koordinasi dengan Bea Cukai," tegas Bayu.

(wij/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads