Hatta Akui Sulitnya Berantas Pungutan Liar

Hatta Akui Sulitnya Berantas Pungutan Liar

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 26 Des 2012 11:19 WIB
Hatta Akui Sulitnya Berantas Pungutan Liar
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengaku pungutan liar (pungli) masih menjadi beban untuk tersendiri untuk sistem logistik dan transportasi barang nasional. Hal tersebut telah memicu tinggi biaya logistik yang harus ditanggung dunia usaha tanah air.

Bahkan mantan Menteri Perhubungan ini tak yakin pungli bisa hilang di 2013.

"Kalau saya mengatakan itu langsung hilang itu sih apa, terlalu optimis terlalu. Ya nggak mungkilah," tutur Hatta usai rapat koordinasi tentang sistem logistik nasional di Jakarta, Rabu (26/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta menilai, pungli sudah masuk ke ranah kriminal sehingga hal tersebut harus dituntaskan melalui penegakan hukum.

"Ini memang pungli ini penegakan hukum, tadi diangkat kawan-kawan dari Kadin. Ada ongkos yang fix dan ongkos yang tidak kelihatan. Ini yang memberatkan, ini harus diberantas," tambahnya.

Menurutnya, persoalan pungli bisa dihilangkan secara bertahap dengan kerja keras. Ia pun mengajak bantuan rekan-rekan media untuk berperan aktif memberantas praktik pungli.

"Kalau kita bisa mengurangi saja dengan angka yang sangat besar itu pekerjaan yang harus kita lakukan terus menerus, faktor media penting untuk mempermalukan atau memotret orang pungli itu," pungkasnya.

Di tempat yang sama Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Logistik M Natsir Mansyur menjelaskan pungli terbesar datang dari para birokrat seperti perijinan atau regulasi di pusat atau daerah. Hal tersebut sangat memberatkan bahkan tidak terukur.

"Pungli, ada yang bisa diukur, regulasi yang dijalankan oleh birokrasi yang bisa ngaco. Dari Surabaya ke Jakarta bisa dihitung berapa pos, yang nggak bisa dihitung regulasi-regulasi yang ngaco," tambahnya.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads