Serikat Buruh Siap Perjuangkan Status Guru Honorer di 2013

Serikat Buruh Siap Perjuangkan Status Guru Honorer di 2013

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 27 Des 2012 13:12 WIB
Serikat Buruh Siap Perjuangkan Status Guru Honorer di 2013
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak pemerintah untuk memperjuangkan dan mengubah nasib para guru honorer. Saat ini menurut catatan KSPI hampir 1 juta guru honorer dengan nasib yang jauh berbeda dengan guru yang diangkat menjadi PNS.

"Catatan kami ada hampir 1 juta guru honorer yang nasibnya timpang dengan guru PNS. Oleh karena itu guru honorer akan menjadi perjuangan kami tahun 2013," ungkap presiden KSPI Said Iqbal di Hotel Gren Alia, Matraman, Jakarta, Kamis (27/12/2012).

Said mendesak pemerintah menganggarkan subsidi untuk guru honorer sebesar Rp 500.000/guru/bulan. Selain itu jaminan kesehatan juga harus diperhatikan untuk membuat status guru honorer tidak timpang dengan guru honorer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jaminan kesehatan dan honornya itu wajib. Ini nggak boleh menjadikan guru honorer jadi guru kelas 2. Iuran untuk guru honorer harus dibayar negara dan mendesak pemerintah untuk subsidi Rp 500.000 untuk satu guru honorer," katanya.

Said menegaskan bahwa mimpi anak guru honorer untuk kuliah di universitas terbaik di Indonesia seperti UI, ITB dan IPB hanya 0,5%. Kebanyakan dari anak guru honorer hanya menjalani bangku perkuliahan di universitas swasta.

"Mimpi anak guru menjadi mahasiswa ITB, IPB hanya 0,5% yang banyak itu di BSI. Sehingga akses anak guru punya pendidikan sangat minim. Ingat guru honor itu 4-5 sekolah dia mengajar (untuk cukupi kebutuhan)," tandasnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads