Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat mengatakan, pencapaian laba 141 BUMN tahun ini masih di bawah target yang ditetapkan sebesar Rp 137,874 triliun.
"Prognosa laba tahun 2012 hanya tercapai 92,84% dari target RKAP," tutur Wahyu saat membacakan proyeksi BUMN 2012 di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian disusul oleh perusahaan non perbankan yang listing atau tercatat di bursa saham dengan nilai laba mencapai Rp 33,032 triliun.
Penyumbang terbesar lainnya adalah Pertamina dan PLN dengan total laba keduanya mencapai Rp 26,850 triliun. "Laba Pertamina yaitu Rp 23,946 triliun naik dari tahun 2011 yang hanya Rp 21,192 triliun," tambahnya.
(hen/dnl)










































