Hal tersebut berbeda dengan bandara internasional di negara lain seperti Hong Kong dan Singapura yang memiliki akses jaringan perkeretaapian sebagai moda transportasi pendukung.
"Hanya di Indonesia bandara internasional enggak terakses rel kereta," tutur Pengamat transportasi Djoko Setijowarno kepada detikFinance, Sabtu (5/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal sama terjadi pada bandara internasional yang ada di Makassar, Denpasar, Lombok, Solo dan Medan. Djoko menilai, pembangunan jaringan kereta bandara tidak terlalu lama dan sulit namun persoalan terbesar ada di pembebasan lahan.
"Kalau fisik mudah cepat, yang lama proses pembebesan lahan di situ," tambahnya.
(hen/ang)










































