Rekrut PNS Baru, Agus Marto Ingin Lebih Selektif

Rekrut PNS Baru, Agus Marto Ingin Lebih Selektif

Ramdhania El Hida - detikFinance
Jumat, 25 Jan 2013 11:25 WIB
Rekrut PNS Baru, Agus Marto Ingin Lebih Selektif
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan pada tahun 2013 ini moratorium penerimaan PNS telah dihentikan. Hanya saja, dia mengharapkan penerimaan PNS dapat dilakukan secara selektif.

"Intinya, moratorium tahun 2012 sudah dievaluasi dan akan dibuka secara selektif," ujar Agus Marto ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Menurut Agus Marto, pembukaan lowongan untuk PNS di setiap kementerian/ lembaga harus disertai dengan analisis beban kerja dan persetujuan tim reformasi birokrasi. Tahun 2013 ini dibutuhkan sekitar 60.000 PNS baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tahun 2013 ini secara selektif moratorium itu akan dibuka tetapi prasyaratnya tetap kementerian dan atau lembaga/pemda menyelesaikan analisa kebutuhan pegawai termasuk analisa beban kerjanya. Kalau itu bisa diselesaikan baru dia diperkenankan untuk melakukan recruitment dan harus di-approve dulu oleh tim reformasi birokrasi," ujarnya.

Namun, lanjut Agus Marto, penerimaan PNS tahun ini tidak mengalami pertumbuhan yang besar. Dengan demikian, jumlah pegawai yang pensiun atau keluar sama dengan jumlah pegawai yang akan diterima.

"Tahun ini mengarah ke zero growth tetap nanti disampaikan di Wapres," tegasnya.

Agus Marto menegaskan hal ini guna peningkatan produktivitas PNS untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membebani anggaran terlalu besar.

"Yang lebih utama bukan penghematan sesaat tetapi secara nasional ke depan betul-betul PNS diharapkan lebih produktif, jadi yMenteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan pada tahun 2013 ini moratorium penerimaan PNS telah dihentikan. Hanya saja, dia mengharapkan penerimaan PNS dapat dilakukan secara selektif.ang dilihat produktivitas meningkat dan jadi manfaat strategis, produktivitas meningkat maksudnya pelayanan kepada masyarakat tetap prima," jelasnya.

Untuk moratorium penerimaan PNS tahun lalu yang dimulai sejak Agustus 2011, Agus Marto menyatakan terdapat dampak yang cukup besar bagi anggaran.

"Banyak sekali (penghematan) karena PNS yang pensiun kan banyak, sedangkan PNS pusat maupun daerah tidak boleh menambah pegawai, jadi penghematannya banyak," tandasnya.

(nia/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads