"Intinya, moratorium tahun 2012 sudah dievaluasi dan akan dibuka secara selektif," ujar Agus Marto ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (25/1/2013).
Menurut Agus Marto, pembukaan lowongan untuk PNS di setiap kementerian/ lembaga harus disertai dengan analisis beban kerja dan persetujuan tim reformasi birokrasi. Tahun 2013 ini dibutuhkan sekitar 60.000 PNS baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Agus Marto, penerimaan PNS tahun ini tidak mengalami pertumbuhan yang besar. Dengan demikian, jumlah pegawai yang pensiun atau keluar sama dengan jumlah pegawai yang akan diterima.
"Tahun ini mengarah ke zero growth tetap nanti disampaikan di Wapres," tegasnya.
Agus Marto menegaskan hal ini guna peningkatan produktivitas PNS untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membebani anggaran terlalu besar.
"Yang lebih utama bukan penghematan sesaat tetapi secara nasional ke depan betul-betul PNS diharapkan lebih produktif, jadi yMenteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan pada tahun 2013 ini moratorium penerimaan PNS telah dihentikan. Hanya saja, dia mengharapkan penerimaan PNS dapat dilakukan secara selektif.ang dilihat produktivitas meningkat dan jadi manfaat strategis, produktivitas meningkat maksudnya pelayanan kepada masyarakat tetap prima," jelasnya.
Untuk moratorium penerimaan PNS tahun lalu yang dimulai sejak Agustus 2011, Agus Marto menyatakan terdapat dampak yang cukup besar bagi anggaran.
"Banyak sekali (penghematan) karena PNS yang pensiun kan banyak, sedangkan PNS pusat maupun daerah tidak boleh menambah pegawai, jadi penghematannya banyak," tandasnya.
(nia/dru)










































