"Agar buah impor jangan lagi masuk ke Indonesia bukan caranya dilarang-larang, tetapi bagaimana menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia jangan makan buah impor, lebih baik makan buah lokal asli dalam negeri," ujar Anton kepada detikFinance ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (28/1/2013).
Menurut Anton, yang jadi masalah saat ini bukan lah buah impor, tetapi industri atau perkebunan buah di Indonesia masih dalam skala kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi saat ini buah impor ini dipilih karena cita rasanya yang dianggap memiliki standar, termasuk bentuk dan warna yang lebih menarik.
"Selama cita rasa buah kita yang sejenis masih kalah dengan buah impor, ya sulit juga ya, ini masalah selera, tidak bisa dipaksakan. Yang bisa ya bagaimana caranya menumbuhkan rasa nasionalisme antara buah lokal dan impor, itu kalau mau tidak ada buah impor lagi," tandasnya.
(rrd/hen)










































