Peristiwa itu berawal saat Ketua Umum DPP Himpunan Peternak Indonesia, Rudi Prayitno diminta oleh Wakil Ketua Komisi IV, Herman Khaeron untuk mempresentasikan aspirasi dari asosiasi peternak.
Tanpa basa basi, Rudi langsung mengeluarkan unek-uneknya. Namun, ditengah-tengah penyampaian aspirasinya Rudi langsung ditegur oleh salah satu anggota DPR Komisi IV yaitu Honing Sanny dari Fraksi PDI-P. Honing menilai, Rudy tidak memiliki etika dalam melakukan rapat. Alasannya, dia tak memperkenalkan dirinya terlebih dahulu sebelum menyampaikan aspirasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, anggota Komisi IV yang lain pun mengeluarkan kekesalannya. Anggota Komisi IV, Anton Sihombing mendesak agar Rudi beserta jajarannya keluar meninggalkan rapat. Pasalnya, menurut Anton, Rudi terkesan berorasi dengan nada yang keras, bukan menyampaikan aspirasi. Ditambah, dia pun tak menyediakan bahan aspirasi yang dipresentasikan.
"Jangan orasi. Harus ada bahan. Jadi saya rasa APDASI saja yang kita bahas, lain waktu kita bahas kembali," tegasnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV yang lain, Firman Subagyo mengatakan, dalam kesempatan lain, Rudi akan diundang kembali dalam rapat bersama DPR.
"Ditunda, bukan dipulangkan. Tapi tolong disiapkan data-data.
Kalau disepakati, kita undang lain waktu. Karena forum ini bukan kongkow-kongkow, kalau mau kongkow di Plaza Senayan saja," tegas Firman.
Akhirnya, Rudi pun dengan sangat terpaksa meninggalkan rapat audiensi bersama Komisi IV DPR RI.
"Baik saya akan meninggalkan ruangan ini," ungkap Rudi.
(zul/dru)











































