Hatta: Jadi Pengusaha Bisa Dikibulin Orang, Tapi Jangan Menyerah!

Hatta: Jadi Pengusaha Bisa Dikibulin Orang, Tapi Jangan Menyerah!

Zulfi Suhendra - detikFinance
Sabtu, 09 Feb 2013 12:50 WIB
Hatta: Jadi Pengusaha Bisa Dikibulin Orang, Tapi Jangan Menyerah!
Foto: Zulfi-detikFinance
Bandung - Merintis usaha sendiri atau menjadi pengusaha memang tidak mudah. Risiko besar pasti dihadapi, jangan heran jika seorang pengusaha seringkali ditipu.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, seorgang pengusaha harus selalu mencari cara untuk bangkit dari keterpurukan yang dialaminya.

"Seorang entrepreneur itu harus pantang menyerah, bisa dikibulin orang, bisa gagal satu dua kali. But never give up (jangan menyerah)!" tegas Hatta di depan ratusan mahasiswa dan calon pengusaha di acara ITB Entrepreneurship Challenge 2013 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Jalan Taman Sari, Bandung, Sabtu (9/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta mengatakan, penipuan dan keterpurukan wajar terjadi dan hampir dialami semua pengusaha sukses. Faktor lain yang dapat menentukan jalan seseorang menjadi pengusaha sukses adalah kerja keras dan semangat tinggi.

"Apabila mendapat pekerjaan, laksanakan. Karena itu adalah untuk saudara bisa apa tidak mendapat pekerjaan berikutnya. Sukses atau finish," katanya.

Di samping itu Hatta menegaskan, pengusaha harus mempunyai jaringan yang kuat. Karena dengan jaringan itu, seseorang bisa mendapatkan market (pasar) dan peluang usaha lain. Hatta mendapatkan, sejatinya teknologi yang ada sekarang dapat dioptimalkan untuk memperluas jaringan usaha tersebut.

"Di era sekarang kita tidak boleh membatasi diri pada jaringan. Kita harus dapat memanfaatkan teknologi informasi guna memperluas jaringan," katanya.

Hatta juga mengatakan, pengusaha harus mampu melakukan pekerjaan yang tidak biasa atau dengan kata lain, memiliki nilai tambah lebih. Selain itu juga mampu menjadi inspirasi bagi orang lain.

"Ketika pendiri Apple (Steve Jobs) wafat, dunia menangis, semua sedih, saya sedih. Bukan karena produknya yang telah dijual. (Tapi karena) Ia adalah inspirator. Inspirator merubah cara pandang kita melihat dunia ini. Kalau saudara sudah menjadi inspirator dahsyat, (itu)luar biasa," pungkasnya.

(zlf/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads