Dua Kementerian Ini Tak Kompak Sebut Harga Daging

Dua Kementerian Ini Tak Kompak Sebut Harga Daging

Wiji Nurhayat - detikFinance
Senin, 11 Feb 2013 17:03 WIB
Dua Kementerian Ini Tak Kompak Sebut Harga Daging
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan tidak kompak menyebut harga daging sapi. Keduanya mengucapkan angka berbeda di depan anggota Komisi IV DPR saat rapat soal daging.

"Harga per 10 Februari, harga daging sapi per kg di Jakarta mencapai Rp 80-85 ribu/kg," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro dalam rapat yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2013).

Syukur juga mengungkapkan, dari beberapa provinsi yang disebutkan, Bengkulu menjadi provinsi dengan harga daging termahal yaitu dengan harga Rp 85-90 ribu/kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, di tempat yang sama, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi menyebut saat ini harga daging sapi di Jakarta sudah menembus harga Rp 90-95 ribu/kg. Harga yang sama menurut Bachrul juga ditemukan di dua kota yaitu Bandung dan Yogyakarta.

"Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, harga daging sudah menembus Rp 90.000/kg. Ya memang ini harus kita antisipasi, maka nanti lebaran bisa mencapai Rp120-125 ribu/kg. Sehingga saatnya daging ini harus terjangkau untuk masyarakat," cetusnya.

Bachrul juga menambahkan, alokasi/jatah daging sapi beku impor tahun ini sebanyak 32 ribu ton. Dari jumlah itu, industri horeka (hotel, restoran dan katering), nampa dan Asosiasi Pengusaha Mie dan Bakso (Apmiso) adalah 3 industri yang mendapat jumlah jatah lebih besar.

"Permintaan kebutuhan tahun 2013 jenisnya, horeka sebanyak 12.600 ton, nampa 14.200 ton, Apmiso 1.400 ton dari total 32.000 daging sapi beku. Itu gambaran soal daging di 2013 mendatang," cetus Bachrul.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads