Nusantara Infrastructure Siapkan 2 Proyek Tol Baru

Nusantara Infrastructure Siapkan 2 Proyek Tol Baru

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 18 Feb 2013 13:50 WIB
Nusantara Infrastructure Siapkan 2 Proyek Tol Baru
Jakarta - Perusahaan infrastuktur, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) saat ini tengah melakukan proses tender untuk 2 proyek besarnya yaitu Tol Balaraja-Serpong dan Tol Kuala Namu-Medan. Proses tender akan keluar 3 bulan mendatang.

Direktur Keuangan dan Operasional META Ruswin Natsir mengatakan, pihaknya telah menyiapkan investasi sebesar Rp 5 triliun untuk proyek Tol Balaraja-Serpong dan Rp 580 miliar untuk Tol Kuala Namu-Medan.

Dia menyebutkan, dari 10 perusahaan yang melakukan tender Tol Balaraja-Serpong, 4 perusahaan telah lolos pra kualifikasi termasuk Nusantara Infrastruktur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tendernya dalam 3 bulan ke depan. Yang Balaraja ada 10 perusahaan. Yang lolos 4, pertama BSD City, kedua kita, ketiga perusahaan India namanya lupa, ada 1 lagi perusahaan enggak terkenal, lokal. Kalau Kuala Namu kerjasama dengan perusahaan Korea," ujarnya kepada wartawan usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan, di Financial Club Graha Niaga, Jakarta, Senin (18/2/13).

Ruswin menjelaskan, proyek Tol Balaraja-Serpong memiliki panjang ruas 30 Km, sementara Tol Kuala Namu-Medan memiliki panjang tol 30-40 Km. Nantinya, masing-masing proyek tersebut akan konsorsium dengan swasta. Saat ini, kata dia, proses Tol Balaraja-Serpong dalam tahap pembebasan lahan.

"Kita optimistis bisa menang karena kita sudah disitu. Tapi kan media tahu kendala paling besar tanah, kan nggak gampang 30 kilo, makanya pemerintah baginya stages, untuk Balaraja 3 stages, pembebasan lahan sudah lewat BSD City, lagi proses, dia yang punya tanahnya. Begitu tender diumumkan mereka sudah bisa start. Prosesnya BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) sudah keluar, kita sudah dapat suratnya, kira-kira bulan Mei tendernya keluar," jelasnya.

Dia berharap, 2 proyek besarnya itu bisa dimulai pada 2014 dan sudah mulai beroperasi pada 2016 mendatang. "Kalau semuanya lancar, mulai dikerjakan 2014, selesai 2016," kata Ruswin.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads