Jonan menjelaskan, ditargetkan tahun ini semua gerbong kereta telah tuntas dipasang AC. Hal ini dilakukan menggunakan kas internal KAI meskipun fasilitas kereta ekonomi seharusnya juga didukung dan dibiayai oleh pemerintah.
"Penumpang kereta jarak jauh dan commuter tahun ini semua pakai AC. Sudah lama Indonesia merdeka, kereta nggak ada AC. Itu menurut kami kurang kreatif," tutur Jonan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI di DPR Senayan Jakarta, Senin (4/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin 70% dari armada sudah pakai AC," tambahnya.
Tahun ini, anggaran subsidi atau public service obligation (PSO) pemerintah yang dialokasikan untuk penumpang kereta ekonomi mencapai Rp 704 miliar namun KAI harus menyetor pajak sebesar Rp 733 miliar. Alokasi subsidi pemerintah ini, tidak termasuk untuk pemasangan AC di setiap kereta.
(hen/hen)











































