Ekspor CPO Dalam 3 Bulan Ke Depan Turun 20 Persen

Ekspor CPO Dalam 3 Bulan Ke Depan Turun 20 Persen

- detikFinance
Selasa, 05 Okt 2004 15:58 WIB
Jakarta - Ekpor CPO (crude palm oil) diperkirakan akan turun 20 persen dalam 3 bulan ke depan. Hal itu disebabkan meningkatnya kebutuhan domestik menjelang puasa, Lebaran, Natal dan tahun baru."Berkurangnya ekspor ini akan menyebabkan harga CPO naik dari US $ 430 per matrik ton menjadi US $ 450 per matrik ton," kata Ketua Gabungan Pengusaha Kepala Sawit (Gapki), Derom Bangun, dalam sebuah diskusi di Hotel Grand Hyatt, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Selasa (5/10/2004).Derom menjelaskan, setiap bulan Indonesia mengekspor CPO sebanyak 600 ribu-650 ribu ton. Di mana target ekpor CPO tahun 2004 diproyeksikan mencapai 7,8 juta ton, naik dibandingkan tahun 2003, yakni 6,38 juta ton.Kebutuhan CPO dalam negeri setiap bulan rata-rata sebesar 300 ribu ton. Namun menjelang lebaran, biasanya kebutuhan CPO meningkat menjadi 400 ribu ton sampai 450 ribu ton.Menurut Derpm, untuk tahun 2004 diperkirakan produksi CPO akan mencapai 10,6 juta ton sampai 11 juta ton. Jumlah ini naik dibandingkan angka produksi tahun 2003 yang hanya 9,9 juta ton. Sedangkan untuk produksi CPO tahun 2005, juga diharapkan naik 5 sampai 6 persen.Saat ini banyak produsen CPO yang melakukan perluasan kebun untuk bisa memenuhi tren permintaan yang cenderung naik. Kenaikan permintaan yang terus terjadi ini, karena selain dijadikan bahan baku minyak goreng CPO juga menjadi bahan baku produk kosmetik. (djo/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads