Salah satu orang kaya di Amerika Serikat (AS), William 'Bill' Koch menuntut pebisnis kaya Eric Greenberg karena menjual wine (anggur) palsu senilai US$ 3,5 juta (Rp 33,25 miliar) melalui skema lelang.
Para Juri di Pengadilan New York mendukung tuntutan Koch tersebut. Pengadilan pun memutuskan Greenberg harus membayar kompensasi atas penjualan wine palsu tersebut,
"Mereka harus membayar kompensasi US$ 355.000 dan tambahan US$ 26.000 atas kerugian yang dialami klien kami," kata pengacara Koch, John Hueston kepada AFP, Jumat (12/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Botol-botol tersebut diberi label wine yang sangat langka, seperti Chateau Latour 1928 senilai US$$ 2,873, Chateau Latour 1864, beberapa Cheval Blanc 1921, dan Chateau Petrus dari 1921 seharga US$ 29,500.
Dalam pengakuannya, Koch yang juga penggemar berat wine itu menyatakan beberapa wine yang dibeli memang asli, namun 24 botol senilai US$ 355.000 yang ia beli ternyata palsu.
Kasus seperti ini, yaitu memasukan minuman murah ke dalam botol wine langka, sudah banyak terjadi di industri wine dunia. Salah satu kasus yang sama pernah terjadi pada Rudy Kurniawan
Rudy Kurniawan adalah kolektor sekaligus penjual wine asal Indonesia ditangkap di Los Angeles, Amerika Serikat, oleh agen FBI, Kamis 8 Maret 2012 lalu. Rudy dibekuk atas laporan Koch yang menuntut Rudy pada 2009. Siapa Bill Koch?
Bill Koch adalah salah satu pengusaha, pelaut dan juga seorang kolektor kaya raya. Koch adalah kolektor benda seni, memorabilia benda maritim dan anggur. (ang/dnl)











































