Pertamina: Stok BBM Selama Bulan Puasa Aman

Pertamina: Stok BBM Selama Bulan Puasa Aman

- detikFinance
Sabtu, 09 Okt 2004 15:51 WIB
Jakarta - Meski konsumsi bahan bakar minyak (BBM) akan mengalami peningkatan 10 sampai 15 persen, PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan pasokan selama bulan suci Ramadhan dan lebaran 2004 aman.Terkait hal ini, Unit Pemasaran III (UPMS III), yang bertanggung jawab atas provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten telah menyediakan stok rata-rata 10-15 hari. Bahkan khusus untuk BBM yang digunakan untuk pesawat, Avtur, pasokannya mencapai 20 hari."Biasanya selama puasa terjadi lonjakan permintaan BBM sebesar 10-15 persen dari konsumsi normal 62.000 kilo liter per hari. Tapi kami siap mengamankan pasokan," kata General Manajer UPMS III, Tjandra Putra, Kelana dalam konferensi pers di kantornya, Jl. Kramat, Jakarta, Sabtu (9/10/2004).Khusus untuk minyak tanah, Tjandra memperkirakan akan terjadi peningkatan permintaan sebesar 2 persen dari konsumsi yang biasanya mencapai 7.000 kilo liter per hari. Namun Pertamina optimis kebutuhan itu juga dapat dipenuhi. "Kami siap melakukan operasi pasar jika diperlukan," katanya.Menurut Tjandra, salah satu langkah pengamanan stok BBM antara lain dengan menimbun BBM di instalasi Tanjung Priok dan Depot Plumpang di Jakarta. Tempat ini memiliki total kapasitas timbun 457.590 kilo liter.Sementara untuk wilayah Jawa Barat, dengan mengisi di antaranya terminal transit Balongan, Depot Ujungberung, Depot Padalarang dengan total kapasitas548.038 kilo liter.Dan untuk Banten, terminal transit Tanjung Gerem akan ditimbuni 90.867 kilo liter. Demikian pula dengan Teluk Semangka dengan kapasitas timbun 299.388 kilo liter.Sementara untuk Avtur dan Avgas, telah disiapkan fasilitas penimbunan, masing-masing di DPPU Soekarno-Hatta sebesar 72.000 kilo liter, DPPU HalimPerdana Kusuma 2.100 kilo liter, DPPU Pondok Cabe 400 kilo liter dan DPPU Husein Sastranegara Bandung 400 kilo liter."Selain menambah pasokan, kami juga akan membentuk Tim Satgas Gabungan unyuk memantau kelancaran distribusi BBM," ujarnya. UPMS III, lanjut Tjandra, juga akan membuat kantong-kantong BBM di lokasi SPBU yang rawan kemacetan dari H-7 hingga H+7, khususnya di jalur Pantura."Kami akan menempatkan mobil-mobil tangki, di samping juga mengimbau pengusaha SPBU yang berada di jalur protokol untuk membuka SPBUnya lebih lama, kalau perlu 24 jam," tegas Tjandra. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads