Ketua HIPMI Raja Sapta Oktohari menuturkan pengusaha muda dan pemerintah sudah layaknya saudara. secara langsung, Okto menyebutkan Presiden SBY dengan panggilan kakak.
"Kakak presiden, terima kasih," ungkapnya pada acara Indonesia Young Leaders Forum 2013 di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (18/4/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukanlah saatnya untuk berpuas diri, karena sejumlah tekanan dapat menggeser ekonomi keluar jalurnya," ujarnya.
Ia beralasan untuk mengejar target perbaikan dalam 2 tahun ke depan ini tidak akan selesai dengan instan alias secara cepat. "Kita harus sadari AEC sudah diambang pintu. Apalagi tahun 2014 diadakan pesta demokrasi. Kalau tidak hati-hati, kita akan lupa pentingnya AEC. Tidak ada proses yang instan," jelasnya.
Beberapa persoalan internal, Okto menyatakan harus segera diselesaikan dengan tegas. Seperti salah satunya persoalan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cukup besar. "Masalah ketenagakerjaan, upah minimum dan BBM serta infrastruktur masih harus ada penyelesaian," katanya.
Ia pun mengajak para pengusaha muda untuk tetap berjuang dan menjadi pemain kelas dunia. "Hipmi mengajak, dengan semangat juang tinggi untuk bersiap diri membangun kemandirian, daya saing, tapi harus jadi pemain dan pemenang global,"tutupnya
(hen/hen)











































