Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sampai saat ini belum berkeinginan untuk menggusur terminal dan stadion sepakbola Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Meskipun nanti akan ada proyek Mass Rapid Transit (MRT).
"Sudah beberapa kali saya sampaikan, Lebak Bulus sedang proses kalkulasi, kalau nanti Kampung Bandan diberikan dari PT KAI ke PT MRT, entah dalam kerjasama atau sewa, kita akan jadikan Kampung Bandan. Lebak Bulus tidak dijadikan sebagai depo utama," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/5/2013).
Demikian juga untuk stadion sepakbola Lebak Bulus yang ingin tetap diselamatkan oleh Jokowi. "Pengennya kita selamatkan. Kalau nggak, ada tukarannya di Ulujami dan (Lapangan) BMW yang kita mulai tahun ini," ujar Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Busway kita komplit tahun ini dengan bus baru, monorel 3 tahun lagi selesai, MRT selesai, baru itu rampung (peta transportasi). Itu pun kan harus didampingi dengan kebijakan, pajak parkir tinggi, genap ganjil, ERP, semuanya mengikuti. Baru orang akan terdorong mengikuti transportasi massal," ungkap Jokowi.
Pada era Gubernur Fauzi Bowo, telah dilakukan pencanangan pekerjaan persiapan pembangunan MRT Jakarta dilakukan pada 26 April 2012. Acara itu juga menandai dimulainya pekerjaan-pekerjaan persiapan seperti:
- Pemindahan terminal Lebak Bulus
- Pemindahan stadion Lebak Bulus
- Pemindahan ultilitas
- Pelebaran jalan Fatmawati (jalur layang MRT)
- Pembangunan kantor proyek MRT











































