Gita Wirjawan: Makin Banyak Impor, Harga Daging Sapi akan Turun

Gita Wirjawan: Makin Banyak Impor, Harga Daging Sapi akan Turun

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 16 Mei 2013 14:25 WIB
Gita Wirjawan: Makin Banyak Impor, Harga Daging Sapi akan Turun
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menindaklanjuti soal pemberian tugas kepada Perum Bulog sebagai stabilisator harga daging sapi di dalam negeri. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan sedang menghitung berapa besaran kuota impor daging untuk Bulog agar harga daging turun.

Menurut Gita, bila daging impor didatangkan dalam jumlah yang besar, maka harga daging sapi di dalam negeri akan segera turun.

"Kita sudah berbicara untuk mereka mendapatkan jatah. Ini kan izinnya diproses di kemendag dan kita akan duduk dengan mereka. Dan semangat kita semua untuk membuka kuota-kuota tertentu untuk daging sapi yang tidak diproduksi di dalam negeri. Hitungan Bulog saya kira masuk akal, tetapi semakin banyak (daging impor) akan semakin menurunkan harga," jelas Gita saat ditemui di Hotel JW Marriot Jakarta, Kamis (16/05/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Gita, harga daging sapi saat ini sebesar Rp 90-100 ribu/kg dirasa cukup membebani daya beli masyarakat. Harga daging normalnya hanya Rp 70-75 ribu/kg.

"Harga daging masih bertengger di harga Rp 90-100 ribu/kg. Ini terlalu mahal bagi rakyat. Rakyat hanya bisa dikisaran Rp 70-75 ribu/kg. Daging sapi tahun lalu hanya Rp 75 ribu/kg ini yang harus kita turunkan. Mesti ambil sikap untuk kenyamanan karena pemerintah ingin menaikkan harga BBM. Apalagi Lebaran dan Ramadhan," katanya.

Ia pun berjanji akan mengeluarkan perhitungan kuota khusus impor daging kepada Bulog dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat perhitungan itu keluar. Kita ini bukan pro impor atau anti impor tetapi ini kepentingan stabilisasi harga ini. Yang penting daging sapi bisa dibeli masyarakat dan harganya terjangkau," cetusnya.

(wij/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads