Sesampainya di kampus FE UI, Tepat pukul 09.15, Dahlan langsung menjadi pembicara utama. Ia menyampaikan tentang fungsi dan peran BUMN di masing-masing negara.
"Banyak negara maju yang sengaja dan tidak mau punya BUMN, ada negara maju yang menjual BUMN-nya, ada yang menjual sebagiannya. Ada negara maju punya BUMN seperti Singapura, Temasek. Di RRT (hCina), itu dulu dikuasai negara sebelum reformasi tahun 75. Kemudian dilakukan keterbukaan bikin Tiongkok maju luar biasa," papar Dahlan di kampur FE UI Depok, Kamis (23/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ingin perbankan kita raja di ASEAN. Anda tahu BRI labanya Rp 18,5 triliun, Mandiri juga besar," tambahnya.
Di tempat yang sama, Chairman Center of studies for BUMN yang mengundang Dahlan, Ilham Maulana melihat sosok menteri BUMN ini, penuh terobosan dan inovasi. Hal ini, yang membuat panitia mengundang Dahlan sebagai pembicara utama.
"Kita anggap Pak Dahlan ini banyak terobosan di Kementerian BUMN. Kita lihat dia orang potensial pimpin Indonesia ke depan," tambahnya.
(hen/dru)










































