Groundbreaking Jembatan Selat Sunda Molor dari Target 2014

Groundbreaking Jembatan Selat Sunda Molor dari Target 2014

- detikFinance
Jumat, 31 Mei 2013 17:22 WIB
 Groundbreaking Jembatan Selat Sunda Molor dari Target 2014
Jakarta - Pemerintah pesimistis groundbreaking atau peletakan batu pertama mega proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) atau Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS) berlangsung pada 2014.

Sebelumnya Presiden SBY ingin proyek ini bisa groundbreaking tahun depan, namun kenyataannya hingga kini belum ada perkembangan yang cukup signifikan, termasuk tertundanya upaya studi kelayakan feasibility study (FS).

"2014 itu kita harapkan Feasibility Study-nya sudah berjalan. Groundbreaking nya bisa mundur lagi, tergantung FS selesai kapan, bisa 2 tahun idealnya atau 5 tahun kalau tidak dikerjakan," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat berbincang dengan media di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (31/5/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim 7 yang terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Perindustrian, Bappenas, Sekretaris Kabinet diketahui hingga saat ini belum melaporkan hasil keputusan kepada Menko Perekonomian sebagai Ketua Dewan Pengarah JSS/KSISS.

"Tim 7 sampai sekarang belum memberikan hasil kepada saya. Perlu hati-hati, kalau APBN kita dipakai untuk bangun JSS. Nanti orang Papua, Kalimantan akan marah," sebut Hatta.

Hatta menyatakan persoalan proyek JSS adalah permasalahan besar karena banyak pihak yang terkait. Apalagi beberapa risiko teknis seperti ancaman gempa bumi, tsunami dan letusan Gunung Krakatau.

"Ini kan urursan besar, bukan bangun jembatan di kali. Perlu kecermatan yang tinggi," ucapnya.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads