Harga BBM Naik, Buruh Minta Upah Dinaikkan 50%

Harga BBM Naik, Buruh Minta Upah Dinaikkan 50%

- detikFinance
Jumat, 21 Jun 2013 09:37 WIB
Harga BBM Naik, Buruh Minta Upah Dinaikkan 50%
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini berencana melakukan aksi menolak kenaikan harga BBM subsidi di Jakarta, seperti di Kawasan Industri Pulogadung, Kantor Gubernur DKI/Balaikota, dan Istana Presiden. Mereka meminta upah naik.

Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, aksi kali ini tidak saja dilakukan di Jakarta tetapi serempak akan dilakukan di Bekasi, Depok, Tangerang, Serang, Cilegon, Karawang, Purwakarta, Subang, Cimahi, Bandung, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Gresik, Probolinggo, Medan, Deli Serdang, Aceh, Batam, Bintan, Karimun, Gorontalo, Makassar, Manado, dan Samarinda.

Menurut Said, aksi ini dilakukan sebagai respons atas rencana pemerintah akan menaikkan harga BBM subsidi, yang berdampak pada tergerusnya upah buruh

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenaikan harga BBM akan menyebabkan kenaikan harga sembako, transportasi, sewa rumah, yang berdampak pada menurunnya daya beli puluhan juta buruh di Indonesia. Apalagi kenaikan akan dilakukan dua pekan menjelang puasa Ramadan, Hari raya Idul Fitri dan tahun ajaran baru sekolah," tutur Said kepada detikFinance, Jumat (21/6/2013).

Kalangan buruh menilai, kenaikan harga BBM jenis premium sebesar Rp 2.000/liter dan solar sebesar Rp 1.000/liter bukanlah solusi terbaik untuk mengatasi jebolnya APBN 2013 karena defisit anggaran sebesar Rp 240 triliun. Termasuk di dalamnya dana Balsem (Bantuan Langsung Sementara), yang didapat dari utang baru pemerintah.

Artinya, rakyat akan diberikan tambahan hutang yang jumlahnya sudah di atas Rp 2.000 triliun.

Lebih lanjut, Said dengan tegas menolak kenaikan harga BBM subsidi dan mendesak pemerintah membatalkan kenaikan tersebut, demikian juga pemberian Balsem yang akan memiskinkan rakyat secara sistemik. Pihaknya juga akan menuntut kenaikan upah buruh sebesar 50% apabila harga BBM subsidi dinaikkan pemerintah.
 
"Upah Minimum Provinsi kabupaten/kota 2014 sebesar 50% akibat dampak dari kenaikan harga selama tahun 2013 karena dipastikan inflasi akan menembus 2 digit," katanya.
 
KSPI dan MPBI akan terus mengorganisir para buruh dan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk terus melakukan penolakan harga BBM dan memastikan mogok nasional yang melibatkan 10 Juta buruh selambatnya pada 16 Agustus 2013 saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan nota keuangan di depan DPR.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads