Manado Bakal Punya Terminal Bus Baru Antar Kota Antar Provinsi

Manado Bakal Punya Terminal Bus Baru Antar Kota Antar Provinsi

Asrar Yusuf - detikFinance
Selasa, 27 Agu 2013 17:29 WIB
Manado Bakal Punya Terminal Bus Baru Antar Kota Antar Provinsi
Manado - Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan melakukan peletakan batu pertama pembangunan terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Liwas Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Selasa (27/8/2013).

Pembangunan fisik Fasilitas Operasional AKAP Terminal Regional ini merupakan proyek Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat pada Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Lalu Lintas Angkutan Jalan Sulut.

Mangindaan mengatakan pada umumnya setiap terminal yang ada di seluruh Indonesia, tidak mampu untuk menampung semua kendaraan, termasuk terminal, sehingga perlu diadakan revitalisasi atau rehabilitasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 29 pembangunan terminal baru dan 14 yang direhabilitasi di seluruh kota besar di Indonesia, termasuk di Manado," kata Mangindaan.

Mantan Gubernur Sulut periode tahun 1995-2000 ini juga meminta pembangunan terminal ini, kalau bisa dipercepat dan selesai di tahun 2014, agar bisa segera digunakan. Ia juga akan menyiapkan dana sebesar Rp 20 Miliar dari APBN-P 2013 untuk rehabilitasi Terminal lama yang berada di Malalayang.

"Jika terminal ini dibangun, terminal lama di Malalayang juga harus ikut dibangun atau direhab sehingga tidak terlihat adanya perbedaan," kata Mangindaan.

Ia juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan fisík Terminal Regional Kota Manado di Liwas Paal Dua, dan disusul Direktur BSTP Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Djoko Sasono, Direktur Utama (Dirut) Damri Agus Subrata, Direktur Usaha Damri Sarmadi dan Asisten I Edwin Silangen.

Seperti diketahui, pembangunan terminal tipe A ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama yang sudah berjalan sejak tahun 2012 melalui satuan kerja pengembangan LLAJ Sulut tahun 2012.

Pelaksana pekerjaan oleh PT Mutu Jaya Sakti dengan pengawas pekerjaan PT Abdi Cipta Sasana dengan anggaran Rp 3.729.000.000, dengan pekerjaan pematangan lahan (cutting & field) serta pembuatan talud.

Pada tahap kedua, dilaksanakan pada tahun ini dengan pembiayaan dana APBN tahun 2013 melalui satuan kerja pengembangan LLAJ Sulut tahun 2013, dimana pelaksana pekerjaan dilakukan PT Realita Timur Perkasa serta pengawas pekerjaan oleh PT Visca Jaya Consultant dengan anggaran Rp 9.414.240.000. Sementara pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pematangan lahan dan pembuatan talud, pembangunan gedung utama terminal, serta pembangunan shelter.

Untuk tahap ketiga direncanakan pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pematangan lahan dan pembuatan talud, pembangunan shelter, pengaspalan areal terminal dan penataan serta pembuatan taman dan landscape. Pada tahap ini diharapkan seluruh fasilitas terminal telah selesai dibangun, baik bangunan utama, areal lahan parkir, ruang tunggu penumpang maupun fasilitas lainnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads