Dolar Sentuh Rp 11.000, Asumsi Makro Ekonomi Meleset

Dolar Sentuh Rp 11.000, Asumsi Makro Ekonomi Meleset

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 29 Agu 2013 10:56 WIB
Dolar Sentuh Rp 11.000, Asumsi Makro Ekonomi Meleset
Foto: Dolar AS (dok.detikFinance)
Jakarta - Tahun ini ekonomi Indonesia mengalami guncangan dan menyebabkan dolar mencapai Rp 11.000. Alhasil, perhitungan asumsi makro dalam anggaran meleset semua.

Padahal, pemerintah baru saja mengubah asumsi makro dari APBN 2013 menjadi APBN Perubahan (APBN-P) 2013. Belum lama disahkan, asumsi makro sudah meleset lagi.

Dalam pembicaraan antara pemerintah yang diwakili Menteri Keuanagn Chatib Basri dengan Badan Anggaran DPR soal APBN 2014 kemarin, disinggung tentang prospek realisasi asumsi makro di tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam bahan rapat yang dikutip, Kamis (29/8/2013), pada tahun ini realisasi asumsi ekonomi makro adalah:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Turun jadi 5,9% dari APBN-P 2013 sebesar 6,3%
  • Inflasi: 9,2% dari APBN-P 2013 sebesar 7,2%
  • Bunga Surat Perbendaharan Negara (SPN) 3 bulan: 5% atau sama dengan APBN-P 2013
  • Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar: Rp 10.200/US$ dari APBN-P 2013 Rp 9.600/US$
  • Harga Minyak Indonesia (ICP): US$ 105 per barel dari APBN-P 2013 US$ 108/barel
  • Lifting Minyak dan Gas Bumi: 2,041 juta barel setara minyak per hari dari APBN-P 2013 sebesar 2,08 juta barel setara minyak per hari
Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, banyak faktor yang membuat asumsi makro akan kembali meleset. Di antaranya adalah perlambatan ekspor dan konsumi rumah tangga serta investasi.

"Tentu sumbernya dari motor konsumsi. konsumsi rumah tangga yg msh bisa tumbuh 5%-an dan konsumsi pemerintah. Konsumsi RT masih bisa berkisar segitu, tapi PMTB-nya (pembentukan modal tetap bruto/investasi) bisa lebih rendah dari perkiraan kita. Akibat dari perlambatan ekonomi global," ungkap Chatib.

Sementara itu untuk perkiraan asumsi makro di 2014, pemerintah mempunyai perkiraan sebagai berikut:

  • Pertumbuhan ekonomi 5,8%-6,1%
  • Inflasi 4,5%-5,5%
  • Bunga SPN 3 bulan adalah 5,5%
  • Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Rp 10.000-Rp 10.500/US$
  • Harga Minyak Indonesia (ICP) US$ 106/barel
  • Lifting Migas sebesar 2,11 juta barel setara minyak per hari
(mkj/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads